DPRK Telusuri Penyebab Dana Guru Menunggak

Kamis, 20 Desember 2012 13:27 WIB
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
* Jumlahnya Rp 6,1 Miliar

BIREUEN - DPRK Bireuen sejak Rabu (19/12) mulai menelusuri penyebab menunggaknya Rp 6,1 miliar tunjangan untuk 1.448 guru yang belum dibayar sejak 2006 sampai sekarang. “Kami sudah menerima laporan dari pengurus Solidaritas Guru Muda Aceh (SiGMA) beberapa waktu lalu. Sekarang kita sedang menelusuri penyebab tunggakan itu dengan meminta berkas hak-hak guru yang belum dibayar dari dinas terkait,” kata Ketua DPRK Bireuen, Ridwan Muhammad kepada Serambi, Rabu (19/12).

Menurutnya, DPRK juga sudah membahas hal itu dengan DPKKD Bireuen. “Kalau tunjangan itu benar hak mereka sesuai peraturan, maka tunggakan tersebut hendaknya segera dilunasi oleh pihak terkait,” katanya.

Ketua SiGMA Bireuen, Alfian, kemarin mengatakan, tunggakan Rp 6,1 miliar yang belum dibayar tersebut adalah tunjangan semasih guru itu berstatus CPNS Rp 4.514 miliar dan kekurangan rapel gaji 100 persen guru PNS sebesar Rp 1,677 miliar untuk 1.448 guru sejak 2006 sampai sekarang.

Ditambahkan, upaya telah dilakukan pihaknya yaitu mendatangi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta DPRK Bireuen pada 10 Desember lalu menanyakan kapan tunggakan itu dibayar kepada guru. “Kami berharap hak kami segera dilunasi,” katanya.(yus)

Sunber  : Serambi Indonesi
These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google
  • Furl
  • Reddit
  • Spurl
  • StumbleUpon
  • Technorati